Sistem Informasi Penjualan Kopi Berbasis Android Menggunakan Metode Agile
DOI:
https://doi.org/10.62003/v2vrsv66Keywords:
Agile, Android, E-Commerce, PertanianAbstract
Sektor pertanian memiliki peranan penting dalam upaya mendukung perekonomian Indonesia karena banyak kelompok masyarakat yg dirugikan terutama petani yaitu harga jual yang rendah karena rantai distribusi produk pertanian yang melibatka banyak misal dari petani ke tengkulak ke pedagang ke konsumen Keadaan tersebut harus diperbaiki, agar hasil pertanian Indonesia dapat di distribusikan langsung ke konsumen. Salah satu upaya yang perlu di lakukan dengan membangun sistem peniagaan berbasis e-Commerce di bidang pertanian. Sistem perniagaan berbasis e-Commerce dijadikan sebagai alternatif bagi petani yaitu sebagai media promosi, komunikasi dan informasi serta dapat memotong rantai distribusi pemasaran hasil pertanian. Permasalahan pertanian lain yang ada di solok selatan adalah proses penjualan hasil pertanian masih manual, dimana petani menjual hasil panen ke perantara (tengulak) untuk kemudian dibawa ke pasar dan dijual kembali ke konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem informasi penjualan kopi berbasis android untuk membantu para petani dalam menjual hasil pertaniannya langsung dengan memperhatikan tingkat penerimaan pengguna agar sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan pengguna. konsumen agar transaksi menjadi lebih mudah. Penelitian ini menggunakan AGILE untuk langkah-langkahnya, yang terdiri dari backlog produk dan sprint backlog, sprint planing, sprint design, devlopment testing, realese, final produk, penyusunan laporan. Peneletian ini menghasilkan aplikasi Kopi Combi untuk membantu para petani di solok selatan dalam menjual hasil panen kopi langsung dengan konsumen.
References
[1] D. Setiawan, “Dampak perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap budaya,” J. SIMBOLIKA Res. Learn. Commun. Study, vol. 4, no. 1, pp. 62–72, 2018.
[2] F. Firdaus and L. Bachtiar, “Pengembangan Teknologi E-Marketplace Untuk Hasil Pertanian, Perkebunan Dan Perikanan Kecamatan Seranau,” J. Inf. Sist. Res., vol. 2, no. 1, pp. 109–115, 2020.
[3] R. S. Handi, “Perancangan buku ilustrasi" the masterpiece of taste" tentang sejarah kopi di Indonesia.” Universitas Negeri Malang, 2020.
[4] A. K. Jusuf et al., “PERANCANGAN APLIKASI PENJUALAN HASIL PANEN DI INDONESIA BERBASIS ANDROID,” 2022.
[5] A. Tri Utami, “Pengelolaan Kelompok SeniI Jathilan Dan Sholawat Sebagai Daya Tarik Desa Budaya Banjarharjo Kalibawang Kulon Progo.” Institut Seni Indonesia Yogyakarta, 2021.
[6] D. Nursaid, R. A. Muhadli, and S. Zurinani, “GANENAN, PAWON, DAN DIENG CULTURE FESTIVAL: MEDIA INTERAKSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PARIWISATA DIENG,” Stud. Budaya Nusant., vol. 6, no. 2, pp. 123–144, 2022.
[7] I. Ricky Affandi, Y. Handika, I. Faqihuddin Hanif, and D. Ismail, “Sistem Informasi Penjualan Online Hasil Tani Desa Blukbuk Berbasis Aplikasi Website,” Pros. Semin. Nas. Teknoka, vol. 5, pp. 65–72, Dec. 2020, doi: 10.22236/teknoka.v5i.334.
[8] L. Listiyoko et al., “PERANCANGAN APLIKASI CAFE UNTUK EFISIENSI ORDER MENGGUNAKAN METODE AGILE,” 2017.
[9] . P. and A. Sanjaya, “Rekayasa Perangkat Lunak Perhitungan Harga Pokok Produksi Metode Full Costing Pada Umkm Mitra Cake Di Bandar Lampung,” J. Inf. dan Komput., vol. 9, no. 2, pp. 154–162, 2021, doi: 10.35959/jik.v9i2.243.
[10] R. Manurung, “SISTEM INFORMASI PEMASARAN PRODUK KOPI ARABIKA GUNUNGMALANG BERBASIS ANDROID,” 2021.
[11] T. P. Rinjeni, J. Lemantara, and A. P. Wardhanie, “Implementasi Gamification pada Aplikasi Marketplace Penjualan Olahan Biji Kopi Berbasis Website,” J. Komunika J. Komunikasi, Media dan Inform., vol. 9, no. 1, pp. 52–63, 2020.
[12] A. B. Prahastyo, A. Triayudi, and B. Rahman, “E-Commerce Produk Hasil Pertanian Berbasis Web dengan Metode Agile Software Development,” KLIK Kaji. Ilm. Inform. Dan Komput., vol. 3, no. 6, pp. 1334–1339, 2023.
[13] J. Zhang, M. X. Cai, T. Lu, X. H. Sun, and J. L. Jia, “Lumbar spinal stenosis treated with polyetheretherketone pedicle screw fixation combined with interbody fusion: A follow-up assessment focusing on bone fusion rate,” Chinese J. Tissue Eng. Res., vol. 20, no. 12, pp. 1684–1689, 2016, doi: 10.3969/j.issn.2095-4344.2016.12.002.
[14] I. Larasati, A. N. Yusril, and P. Al Zukri, “Systematic Literature Review Analisis Metode Agile Dalam Pengembangan Aplikasi Mobile,” SISTEMASI, vol. 10, no. 2, pp. 369–380, 2021.
[15] A. Anoesyirwan, H. Madiistriyatno, and S. Mutmainnah, “Peningkatan KualitasManajemen Publikasi Ilmiah Menggunakan Metode Agile,” ADI Bisnis Digit. Interdisiplin J., vol. 1, no. 2 Desember, pp. 31–39, 2020.
[16] T. Sedano, P. Ralph, and C. Péraire, “The product backlog,” in 2019 IEEE/ACM 41st International Conference on Software Engineering (ICSE), IEEE, 2019, pp. 200–211.
[17] F. Nurzaman, “PENGEMBANGAN SISTEM OTOMATISASI TAGIHAN MENGGUNAKAN METODE AGILE S OFTWARE 1 DEVELOPMENT,” IKRA-ITH Inform. J. Komput. dan Inform., vol. 4, no. 1, pp. 46–57, 2020.







